722c46ac8229ef2bc2da69fac4fb1210
By: 22 28-09-2026

Komwil III APEKSI Rumuskan Solusi Konkret Hadapi Krisis Global

KOTA BOGOR - Mewakili Wali Kota Bekasi, Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe menghadiri Welcome Dinner KDH dalam rangkaian kegiatan Hari ke-1Mayors Talk: Climate and Urban Resilience Tahun 2026 bersama Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Komisariat Wilayah III bertempat di Plaza Balai Kota Bogor.

Dalam agenda nasional tersebut, Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe didampingi Kepala BPKAD Kota Bekasi Yudi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi Kiswatiningsih.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor secara resmi dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan forum strategis Mayor’s Talk Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026 yang berlangsung pada 27 hingga 30 September 2026.

Mengusung tema utama “Climate and Resilient Cities”, ajang nasional ini menghimpun para kepala daerah dari Komwil III APEKSI untuk merumuskan solusi konkret dalam menghadapi krisis iklim global serta tantangan pengelolaan lingkungan perkotaan.

Ketua Komwil III APEKSI sekaligus Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid, menegaskan bahwa koordinasi antar-kepala daerah merupakan agenda penting untuk menyikapi dinamika serta isu-isu strategis mendatang. Menurutnya, fondasi utama dari sebuah ‘Kota Tangguh’ berawal dari integritas dan kepemimpinan para kepala daerahnya.

Ditempat yang sama Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe menyambut baik kegiatan tersebut, karena Pemkot Bekasi sangat fokus dan semangat dalam penanganan lingkungan. Terlebih Kota Bekasi juga menjadi salah satu kota yang menjadi bagian dalam Proyek Strategi Nasional Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

Disamping itu Pemkot Bekasi juga giat dalam kegiatan pemulihan iklim dengan terus fokus dalam program strategis bernama Program Kampung Iklim atau dikenal dengan ProKlim. 

Tentunya program strategis ini dirancang untuk menciptakan sinergi antara kebijakan nasional dan pelaksanaan di tingkat lokal, serta memperkuat kolaborasi antar pemangku kepentingan, termasuk masyarakat, pemerintah, sektor swasta, dan lembaga swadaya masyarakat.

Dan untuk menjawab tantangan perubahan iklim, pemerintah daerah terus melakukan dengan pendekatan partisipatif, kolaboratif, dan berbasis lokal dengan melibatkan masyarakat secara langsung, Proklim diharapkan mampu mendorong aksi nyata yang berdampak besar bagi ketahanan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Melalui proklim, Indonesia menunjukkan komitmen kuat dalam mengintegrasikan pembangunan berkelanjutan dengan perlindungan iklim di tingkat akar rumput. 

Disamping itu, Wawali Harris Bobihoe juga membahas terkait penanganan bencana banjir yang diharapkan bisa dilakukan secara kolaborasi, terintegrasi antar daerah sehingga dapat menjadi solusi bersama. Ia juga menyinggung terkait dengan pencemaran air yang terjadi di kota bekasi belakangan ini, tentunya ini harus ada solusi nyata serta penanganan serius serta kepastian hukum yang jelas mengingat Kota Bekasi masih bergantung pada kali Bekasi sebagai sumber air baku.

Lanjutnya mengatakan Kota Bekasi juga terus berupaya dalam pengelolaan sampah di tingkat akar rumput, menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam memilah serta mengelola sampah dari tingkat rumah tangga. Ia juga menyampaikan agar pemerintah pusat juga turut membantu dalam penganggaran pengelolaan sampah ditingkat kecamatan.

Adapun puncak rangkaian acara Mayor’s Talk yang berlokasi di IPB International Convention Center (IICC) Bogor menghadirkan para pemangku kebijakan tingkat nasional dan praktisi lapangan.

Rangkaian kegiatan dibuka langsung oleh Wakil Menko Pangan RI Hanif Faisol Nurofiq, serta menghadirkan narasumber utama seperti Kepala BMKG, Menteri Lingkungan Hidup atau yang mewakili, akademisi perguruan tinggi, hingga praktisi pengelolaan sampah seperti Rekosistem.

Direktur Eksekutif APEKSI, Alwis Rustam, menjelaskan bahwa Komwil III merupakan komwil terbesar di APEKSI yang menaungi 25 kota. Pemilihan Kota Bogor sebagai lokasi penyelenggaraan didasari atas antusiasme dan inovasi nyata yang telah diterapkan Pemkot Bogor, terutama dalam aspek pengelolaan sampah dan lingkungan. (EZ/Dokpim)

Pemkot Bekasi Komwil III Apeksi Krisis Global